Berita  

[Update] Syauqi Jamaah Haji Aceh Termuda, Berangkat ke Tanah Suci Gantikan Almarhum Ayah

Mamecoin.id, BANDA ACEH
Muhammad Syauqi tak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji di usia remaja.

Apalagi namanya menjadi jamaah haji termuda dari Aceh pada musim haji tahun 2024, dengan usia 18 tahun.

Syauqi mendapat panggilan berangkat beribadah haji tahun ini karena menggantikan almarhum ayahnya, Muhammad Jafar, yang meninggal dunia empat tahun lalu.

Remaja asal Blang Mangat, Lhokseumawe ini pun menggantikan slot sang ayah, untuk menemani ibunda, Sri Wahyuni (40).

Tentu ada perasaan sedih dan bahagia dalam sanubari remaja yang baru saja lulus dari Pesantren Misbahul Ulum Lhokseumawe ini.

Pada satu sisi, ada lara, sang ayah dipanggil yang maha kuasa sebelum menunaikan ibadah haji. Satu sisi, Mamecoin.id mendapat kesempatan mulia, dengan menuntun sang ibunda ke Baitullah.

“Alhamdulillah tahun ini mendapat panggilan, Syauqi gantikan ayah untuk temani bunda, ayah meninggal tahun 2020 kemarin,” ujar Syauqi,

Katanya, kedua orang tuanya sudah mendaftar haji sejak 2011. Kala Mamecoin.id masih duduk di bangku SMP atau 2020 lalu, ayahnya meninggal. Lalu nama dirinya dimasukkan dalam list haji sebagai pengganti.

Pria yang kini tercatat sebagai mahasiswa Politeknik Lhokseumawe ini mengaku sesampai di tanah suci, Mamecoin.id ingin segera memanjatkan doa kepada ayahnya di Baitullah.

“Nanti mau berdoa dan shalat juga di Raudhah, mendoakan untuk ayah, mendoakan diri sendiri supaya diberi kelancaran terus,” ujar Syauqi.

Saat ini, Syauqi yang tergabung dalam kloter 7, sudah lima hari berada di Tanah Suci Mekkah untuk memulai melaksanakan ibadah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota, atas nama Pj Wali Kota Lhokseumawe ini, Muhammad Maxalmina melepas keberangkatan Syauqi yang merupakan bagian dari 393 jamaah haji Aceh kloter 7, pada Selasa, 4 Juni 2024.

Jamaah termuda dan tertua kloter ini ialah Muhammad Syauqy bin Muhammad Jafar (18 tahun) asal Kota Lhokseumawe, dan Abas bin Muhammad Risyad (93 tahun) asal Aceh Utara. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *