Berita  

[Update] Satreskrim Polres Sergai Ringkus Pembobol Brankas, Rp270 Juta Raib Berita Terkini Medan Sumut

Seorang pengusaha ternak ayam bernama Wirja Wijaya (34), mengalami musibah, sebab uang di brankas milik nya senilai Rp270 Juta raib bersama satu buah BPKB mobil dari lokasi ternak ayamnya di Dusun XVII, Hapoltahan Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai. pada Minggu, 23 Juli 2023 yang lalu. Lalu korban Wirja Wijaya melaporkan nya ke Polres Sergai atas pencurian tersebut.

Berawal korban saat tiba di lokasi ternak ayam, seperti biasanya melakukan kegiatan rutin, dan melayani pembeli ayam. Setelah ingin menyimpan uang hasil penjualan 10 ekor ayam di dalam brangkas, korban kaget mendapati brangkas milik nya telah raib dari bawah meja kerjanya. Kemudian pelapor segera memeriksa uang yang disimpan di laci, namun juga sudah tidak ada. 

Pelapor kemudian memanggil salah satu pekerjanya, Iswanto, yang juga merupakan saudara nya sendiri untuk memeriksa kejadian tersebut. Iswanto mengonfirmasi bahwa, inisial S alias Candra (21) warga dusun II, Desa lintas lama, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, pernah datang ke lokasi ternak ayam pada Sabtu, 22 Juli 2023, sekitar pukul 20.00 Wib hingga pukul 00.00 WIB. Sebelumnya Iswanto telah memberikan peringatan kepada Candra agar tidak masuk ke kandang ternak ayam.

Ps. Kasi humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk menjelaskan kepada awak media saat dikonfirmasi, Minggu, (10/3).

“Pelaku tersebut telah di tangkap oleh Satreskrim Polres Sergai pada hari Rabu tanggal 06 Maret 2024 yang lalu di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai. Dan kini pelaku berinisial S alias Candra masih pemeriksaan penyidik di unit I Pidum Satreskrim Polres Sergai,” jelas Edward.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita beberapa barang bukti, antara lain satu buah pisau, satu buah obeng, dan satu buah pisau kater. S alias Candra kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut. Kasus ini menurut Laporan Polisi LP/B/250/VII/2023/SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT tanggal 23 Juli 2023 dipersangkakan melanggar Pasal 363 ayat 1 ke-3e, 4e dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun kurungan.

“Pelaku melarikan diri ke daerah Tanjung Morawa dan beberapa tempat lainnya, karena merasa takut ditangkap Polisi. Informasi yang kita dapatkan bahwa uang hasil curiannya dia gunakan untuk kehidupan nya selama pelarian,” ungkapnya.

Editor: Donini Ari Rajagukguk

T#g:penggelapanbrankas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *