Berita  

[Update] Polisi Ungkap Perampasan Mobil di Aceh Jaya, 2 Pelaku Ditangkap

Mamecoin.id, CALANG — Satreskrim Polres Aceh Jaya berhasil mengungkap kasus perampasan mobil yang terjadi pada Senin, 29 April 2024, sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Keude Panga, Kecamatan Panga, Aceh Jaya.

Korban dalam kejadian ini adalah S (38), seorang buruh harian lepas dari Dusun Manggis, Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Andy Sumarta menjelaskan, kejadian berawal saat korban menjadi target perampasan oleh pelaku MDV (42), wiraswasta, beralamat di Jalan A. Yani No. 45, Desa Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, beserta rekannya H (31), wiraswasta, beralamat di Dusun Mancang, Desa Krueng Ceuko, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya.

AKBP Andy Sumarta menuturkan, pelaku menggunakan ancaman senjata tajam berupa rencong untuk memaksa korban menyerahkan mobil Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan nomor polisi BL 1127 EA.

“Setelah berhasil merampas mobil, pelaku menurunkan korban di Jalan Banda Aceh – Meulaboh. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panga dan diarahkan untuk membuat laporan resmi di SPKT Polres Aceh Jaya,” ungkap AKBP Andy Sumarta saat konferensi pers di halaman Mapolres setempat didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba, Jum’at, 17 Mei 2024.

Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Jaya bekerja sama dengan tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Barat berhasil melacak dan mengamankan kendaraan yang dicuri setelah dilakukan razia bersama Satlantas.

Dalam operasi ini, upaya paksa dilakukan untuk mengamankan pelaku dan barang bukti.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas antara lain 1 unit mobil Toyota Innova Reborn berwarna hitam nomor polisi BL 1127 EA, 1 unit mobil Toyota Yaris Cross berwarna putih nomor polisi BL 1240 VO, 1 buah pisau rencong, 3 buah handphone merk Oppo, 2 buah handphone merk Nokia, 1 buah handphone merk Samsung, 1 buah handphone merk Vivo, dan 2 lembar KTP pelaku.

Tindak pidana pemerasan dengan ancaman sebagaimana dimaksud Pasal 368 Ayat (1) KUHP, ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun penjara.

Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Aceh Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut. (FAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *