Berita  

[Update] Pj Gubernur Lantik Iskandar Zulkarnain Kepala BPKS, Faisal Saifuddin Dirut PT PEMA

Mamecoin.id, BANDA ACEH — Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah melantik Manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) serta Direksi PT Pembangunan Aceh (PEMA), di restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu sore (8/5/2024).

Berikut ini adalah daftar pejabat BPKS dan PT PEMA yang dilantik oleh Pj Gubernur Aceh hari ini.

Jajaran BPKS:
1. Kepala BPKS Iskandar Zulkarnain
2. Wakil Kepala BPKS Abdul Manan
3. Deputi Umum BPKS Suprijal Yusuf
4. Deputi Komersial dan Investasi BPKS Jeliteng Pribadi.

Jajaran direksi PT PEMA:
1. Direktur Utama Faisal Saifuddin
2. Direktur Umum dan Keuangan Lukman Age
3. Direktur Pengembangan Bisnis Faisal Ilyas
4. Direktur Komersial Almer Hafis Sandy.

Pj Gubernur menjelaskan, pergantian kepemimpinan dan pejabat di institusi seperti BPKS dan PT PEMA merupakan suatu keniscayaan, karena selain diharapkan membawa inovasi dan kreativitas baru, juga merupakan bentuk penyegaran organisasi, serta kesempatan untuk melakukan reformasi dan perbaikan kinerja institusi.

Khusus BPKS, sambung Pj Gubernur, pelantikan hari ini merupakan pengisian jabatan karena pejabat definitif sebelumnya yang telah memasuki batas usia pensiun.

“Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan BPKS dan PT PEMA dapat tetap relevan dalam lingkungan yang terus berubah, serta memastikan adanya kontinuitas kepemimpinan, dan memberikan kesempatan bagi individu-individu berbakat untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal,” kata Bustami.

Pj Gubernur menyampaikan beberapa pesan kepada jajaran BPKS yang baru dilantik. Bustami mengingatkan jajaran BPKS bekerja penuh semangat untuk mengejar segala ketertinggalan tahun berjalan.

“Tenaga baru harus mempu menyerap anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. BPKS harus mampu mengejar visi-misi yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu mengembangkan Kawasan Sabang sebagai pusat utama pengembangan perdagangan dunia. Ini tugas berat yang harus mampu dijalankan,” kata Bustami.

Selain itu, Pj Gubernur juga berpesan agar kerja sama investasi yang telah dibina, agar dilanjutkan sehingga membuahkan hasil.

Pj Gubernur menegaskan, koneksitas Andaman, kerja sama dengan Pemerintah India, juga perlu jalankan dengan serius, serta tidak melupakan penjajakan investasi dengan berbagai negara lainnya.

“Manajemen baru harus mampu menuntaskan berbagai regulasi yang diperlukan untuk pengembangan kawasan. NSPK perizinan dari kementerian terkait, Pergub SOTK yang mesti disusun sesuai dengan kebutuhan organisasi terkini, juga peraturan-peraturan internal yang harus disusun, supaya BPKS menjadi lembaga sehat dan dijalankan sesuai dengan prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang baik,” kata Pj Gubernur berpesan.

Sementara itu, untuk pengembangan kawasan, Pj Gubernur mengingatkan perlunya perencanaan dan penganggaran yang proporsional untuk Kawasan, serta harus adil antara Pulo Aceh dan Sabang.

“BPKS perlu menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak, khususnya Dewan Kawasan Sabang dan pemerintah, dengan mitra di DPR RI, Komisi VI, serta wajib mempedomani dan menindaklanjuti semua rekomendasi dari BPK RI dan BPKP RI. Sejalan dengan itu, Humas BPKS perlu diperkuat, agar masyarakat dan media mendapatkan informasi yang baik sehingga semua pihak mendukung pengembangan Kawasan Sabang,” kata Pj Gubernur.

Kepada jajaran BPKS Gubernur juga mengingatkan Dewan Pengawas merupakan perpanjangan tangan dari DKS yang seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dalam rapat-rapat dengan manajemen harus diperhatikan.

“Terkait aset perlu dimanfaatkan dengan baik sehingga menambah penghasilan bagi BPKS. Tukar guling aset dengan Pemko Sabang haru dituntaskan. Masalah aset eks Pelindo harus diselesaikan dengan pemerintah Aceh sesuai dengan rekomendasi BPK RI, sehingga ada kejelasan dalam pengelolaannya,” pesan Pj Gubernur.

Sedangkan terkait Pelabuhan Balohan sebagai aset BPKS yang sangat besar, Pj Gubernur juga mengingatkan agar dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sehingga mampu melayani penumpang dengan baik dan space-nya agar dapat dikembangkan sehingga menambah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) bagi BPKS.

“Manajemen baru harus memberikan contoh baik dalam hal disiplin. Sumber daya yang ada di dalam BPKS sudah cukup baik, tinggal dilakukan penyegaran sehingga sesuai dengan beban kerja organisasi,” imbuh Pj Gubernur.

Sementara kepada Direksi PT PEMA yang baru dilantik, Pj Gubernur menegaskan pentingnya tanggung jawab yang saat ini diemban dalam mengarahkan langkah PT PEMA menuju pencapaian tujuan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.

Karena itu, Bustami berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, integritas dan semangat kolaborasi.

“Kami percaya, melalui upaya bersama PT PEMA, pemerintah dan berbagai pemangku kebijakan lainnya, kita dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Dengan visi jelas, komitmen kuat serta kerja keras, saya yakin anda mampu menjadikan PT PEMA sebagai salah satu pilar utama mewujudkan impian pembangunan Aceh lebih baik bagi semua,” kata Bustami. (MUS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *