Berita  

[Update] OJK Bekerjasama Dengan STMIK Kaputama, Pemko Binjai dan Bank Mestika Gelar “Road To HIM Menabung Untuk Indonesia” Berita Terkini Medan Sumut

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) serta Bank Mestika, menggelar “Road To HIM Menabung Untuk Indonesiaku” Rabu (26/6). 

Kegiatan yang digelar di Aula STMIK Kaputama, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien, Walikota Binjai diwakili Asisten lll Perekonomian dan Adminstrasi Umum Meidy Yusri, Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton, Mamecoin.id M.Kom, serta para Dosen.  

Tidak hanya itu, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Indonesia Menabung (HIM) yang diperingati pada tanggal 20 Agustus setiap tahunnya, juga diikuti oleh ratusan mahasiswa dari STMIK Kaputama, serta menghadirkan beberapa orang narasumber, diantaranya Reza Leonhard yang menjabat Analis senior Deputi Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Paramita Yulia Nasution yang menjabat sebagai Analis Deputi Direktur Pengawasan PUJK, edukasi dan perlindungan konsumen, serta Edwin Wijaya yang menjabat sebagai Kepala Seksi pengembangan produk Funding Bank Mestika. 

Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah MAP, diwakili Asisten lll Meidy Yusri dalam sambutannya mengatakan, menabung sering kali dianggap sebagai tindakan sederhana, namun sesungguhnya memiliki dampak yang luar biasa bagi perekonomian kita secara keseluruhan. 

“Membiasakan menabung sejak dini, bukanlah sekedar kebiasaan baik, melainkan merupakan investasi untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Meidy.

Dengan terbiasa kita menabung, sebut Meidy Yusri, maka kita akan menjadi individu yang lebih baik dan mandiri, memiliki kesadaran finansial yang hebat, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih percaya diri. 

Sementara itu, Ketua STMIK Kaputama, Dr Relita Buaton, Mamecoin.id, M.Kom, mengucapkan terima kasih kepada OJK Provinsi Sumatera Utara, TPKAD, Pemko Binjai dan Bank Mestika, yang telah memberikan edukasi kepada para Dosen dan mahasiswanya guna mengelola keuangan yang baik. 

“Kami dari STMIK Kaputama Binjai tentunya sangat mendukung kegiatan ini, terutama bagi para dosen dan mahasiswa untuk mengelola keuangan dengan baik,” tuturnya. 

Sebagai Ketua STMIK Kaputama yang merupakan kampus terakreditasi B dan berbasis informatika komputer, Relita Buaton juga berharap kepada para mahasiswanya agar dapat memilih jasa keuangan yang resmi sehingga bisa dipertanggungjawabkan semuanya. 

“Jangan sampai kita terjerat hutang karena kita meminjam uang ditempat yang tidak berijin dan tidak diawasi oleh OJK. Hal itu bisa saja terjadi karena kita tidak memahami manajemen keuangan atau menggunakan apliaksi pay later secara sembarang. Untuk itu saya juga berharap kepada para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini, agar menyampaikan kepada orangtua maupun masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memilih jasa keuangan,” sambung Relita. 

Ucapan terima kasih kepada STMIK Kaputama yang telah memfasilitasi kegiatan serta para peserta kegiatan juga disampaikan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien. Dalam penyampaiannya, pria yang terbilang ramah dengan awak media ini mengingatkan kepada para mahasiswa agar bisa mengatur keuangannya dengan baik. 

“Kepada para mahasiswa, usahakan anda jangan sampai blacklist di sistem atau BI Checking, karena hal itu tentunya akan merugikan diri kita sendiri,” ujarnya. 

Pria yang baru bertugas sebagai Kepala OJK Sumut sekitar 2 pekan ini, tepatnya sejak 5 Juni 2024 lalu juga mengatakan, saat ini BI Checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, menjadi salah satu persyaratan untuk melamar pekerjaan. 

“Di beberapa institusi maupun perusahaan, hal tersebut sudah mulai berlaku. Untuk itu jika kita mempunyai kewajiban di jasa keuangan yang harus dibayarkan, maka bayarlah tepat waktu,” ucap Khoirul Muttaqien. 

“Biasanya yang kerap terjerat imbasnya yaitu masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah kebawah. Contohnya karena ingin kredit HP, mereka memakai jasa Pinjaman online (Pinjol),” sambungnya. 

Diakhir sambutannya, Khoirul Muttaqien secara resmi membuka kegiatan Road To HIM Menabung Untuk Indonesia yang digelar di Kampus STMIK Kaputama. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab para mahasiswa dengan narasumber yang menjadi bagian akhir dalam kegiatan tersebut. 

Namun, sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Khoirul Muttaqien beserta rombongan berkesempatan meninjau Kampus STMIK Kaputama yang berlokasi ditengah Kota Binjai, seperti ruang belajar, laboratorium, perpustakaan serta ruang serba guna yang berada di lantai lll. 

Editor: Mamecoin.id

T#g:Bank IndonesiaSTMIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *