Berita  

[Update] Nikson Nababan: Sumatera Utara Ikon Toleransi Berita Terkini Medan Sumut

Keberagaman suku dan Budaya, telah lama ada di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat dan bersosial di Provinsi Sumatera Utara. Dengan kemampuan masyarakat bertoleransi kepada yang berbeda suku dan agama, sangat wajar Provinsi Sumatera Utara memiliki kedewasaan beradaptasi dengan lingkungan atau kearifan yang ada.

Kemampuan setiap daerah, untuk memberikan ketenangan dan kedamaian adalah cerminan kesejahteraan yang sudah terwujud dengan baik. Sehingga, suatu daerah akan memberikan kebanggaan tersendiri kepada bangsa dan Negaranya.

“Sumatera Utara harus menjaga Indonesia. Sumatera Utara harus menjaga NKRI. Bukan Negara menjaga Sumatera Utara, tetapi Sumatera Utaralah yang harus menjaga NKRI. Karena daerah tinggal kita ini Sumatera Utara, Ikon toleransi itu sebenarnya”, ungkap Nikson Nababan.

Dari pengalaman sosok dengan nama lengkap Kanjeng Pangeran Raden Aryo Dr.Drs.Nikson Nababan Darmonagoro, MSi., memimpin Kabupaten Tapanuli Utara selama 10 tahun (dua periode), berkeinginan maju pada Pilkada Sumut tahun 2024 ini. Untuk memberikan gagasan, ide dan karya nyata pada daerah Sumatera Utara.

Nikson Nababan berpesan, dalam Pilkada Sumut tahun 2024 November mendatang. Diharapkan masyarakat memilih pemimpin yang memiliki gagasan, ide dan karya. Yang paling utama ‘ADIL’ kepada semua suku dan agama yang ada di Sumatera Utara 

“Dalam hal konteks pemilihan kepala daerah, saya berpesan kepada masyarakat Sumatera Utara, mari kita pilih pemimpin yang punya gagasan, yang punya ide dan yang punya karya, yang paling utama adil kepada semua suku dan agama yang ada di Sumatera Utara”, pesannya 

Kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, Nikson Nababan melihat dari kemampuan sosok seorang pemimpin yang menempatkan rasa keadilan didepan segala kepentingan pribadi. Sehingga, dengan rasa senang maka masyarakat tidak akan terprovokasi melakukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh Negara.

“Dasarnya adalah keadilan, kalau kita sudah adil maka masyarakat akan senang dan tidak mau terprovokasi melakukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh Negara”, terangnya.

Editor: Robi

T#g:Ikon Toleransinikson nababantoleransi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *