Berita  

[Update] Mantan Kades Sei Penggantungan Diduga Korupsi Dana Desa  Tahun 2023 Sebesar Rp 306.210.000

Keterangan : Gambar foto wisata Embung Alam Karya Tani diduga milik pribadi SR.

 

 

 

 

Labuhanbatu ( Mamecoin.id) : SR  non aktif sebagai pejabat Kepala desa Sei Penggantungan Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu terhitung pada tanggal 19 Pebruari 2024 kemarin, terindikasi dugaan Korupsi dana desa tahun anggaran 2023 dengan nilai sebesar Rp 306.210.0009-.

 

Mantan Kepala desa Sei Penggantungan periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 itu, saat dikunjungi wartawan Labuhanbatu ketempat kediaman didesa Sei Penggantungan, SR tidak berada dirumahnya.

“Bapak tidak ada dirumah, pergi keluar, tadi ada kawannya yang jeput ,” ucap istri SR saat ditanya oleh wartawan. Namun, ditempat kediaman mantan Kades Sei Penggantungan itu, terlihat ada mobil dan dua unit kenderaan roda dua yang kerap digunakan SR saat bepergian keluar rumah, Sabtu (22/06/2024).

 

Menurut keterangan warga didesa Sei Penggantungan Kecamatan Panai Hilir kepada wartawan yang melakukan investigasi didesa Sei Penggantungan terkait dugaan korupsi dana desa tahun 2023 itu, Sabtu (22/06/2024) warga mengungkapkan, semasa SR masih aktif menjabat Kepala desa Sei Penggantungan tahun 2023 membuat anggaran yang bersumber dari dana desa yaitu, 1, Pembangunan wisata alam dengan nama Wisata Embung Karya Tani. Dan, terlihat bangunan wisata alam didangun diatas tanah pribadi persisnya dibelakang Kilang Padi milik SR.

Ironisnya, wisata alam itu sudah tidak berfungsi lagi akibat rusak serta tidak bemanfaat bagi waega desa Sei Penggantungan.

 

“Bangun wisata alam itu menyedot anggaran Rp 128.337.000, Namun tidak ada fungsinya buat warga, Karena, selama ini, kolam wisata alam yang dibangunnya itu untuk tempat main mainan keluarganya SR dan koleganya,”  cetus warga setempat.

 

Masih menurut warga, bahwa ada pembanguna pengerasan jalan didusun 1 Desa Sei Pengantungan yang juga terindikasi kuat diduga anggaran dikorupsi. Sebab, diduga fiktip.

“Ini jalan dusun 1 itu pak, lihat orang bapak, tidak ada pengerasan jalannya pak, kemama uang dana desa nya untuk jalan dusun 1 Rp 73.626.000, sesuai laporan dana desa tahun 2023 itu. Orang bapak yang bisa tanya itu, kami warga disini tidak ditanggapi SR, ” ungkap warga didusun 1 Sei Penggantungan.

 

Dan, pembangunan jembatan didepan kantor Kepala desa Sei Penggantungan sumber dana desa tahun 2023, dengan besar anggarannya Rp 104.247.000.

“Tidak logika jembatam sekecil itu dengan biaya anggarannya 104.247.000.- tersebut. Mobilnya tidak bisa masuk kekantor Kepala desa itu, karena kecilnya jembatan itu. Itukan Mark Up kan pak, gunakan dana desa, untuk raup keuntungan. sebab ditahun 2023 Sapon Rialdy tahu akan habis masa jabtannya pada bulan Pebruari 2024.. Masih banyak lagi dana desa yang tidak tepat sasarannya pak. Namun, tiga item itu yang pasti, sebab, data papan laporan dana desanya disembunyikan oleh SR supaya warga tidak mengetahui semuanya,” bilang warga desa Sei Penggantung Ilham.

 

Harapan warga kepada Inspektorat Pemkab Labuhanbatu agar SR dipanggil dan diperiksa pertanggungjawaban penggunaan anggaran dana desa pada tahun 2023 yang lalu, tutup waega.

 

Terpisah, Pjs Kepala desa Sei Penggantungan Darwis ASN kantor Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu saat dikionfirmasi wartawan melalui handphone WhatAapsnya pesan sms terkait perihal keterangan warga desa Sei Penggantungan atas indikasi dugaan Korupsi dana desa tahun 2023, tidak menjawab dan pesan sms dikirim wartawan terlihat terkirim. MT

 

 


Dilihat : 17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *