Berita  

[Update] Jamaah Haji Aceh Mulai Bergerak ke Madinah Jelang Pulang

Mamecoin.id, Mekkah — Jamaah haji Aceh mulai hari Senin, 1 Juli 2014 secara bertahap meninggalkan Tanah Suci Mekkah menuju Madinah menjelang pulang ke Tanah Air Indonesia.

Dimulai kloter 1, pagi hari waktu setempat atau Waktu Arab Saudi (WAS), Senin 25 Dzulhijah 1445 Hijriah jemaah berangkat ke Medinah.

Jemaah Aceh akan ziarah dan ibadah di Madinah, usai puncak haji, bersama jamaah tanah air lainnya yang masuk gelombang II (tiba melalui Jeddah, pulang via Medinah).

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh Azhari menyampaikan, secara bertahap, dari Mekkah jamaah menuju Madinah.

“Kloter 1 mulai bergerak dari penginapan di Loulouat Al-Mashaer Hotel Wilayah Misfalah, dengan 10 bus syirkah an-naqlah (asosiasi transportasi) Abu Sarhad, ke Madinah Senin, 1 Juli 2024, pagi hari Waktu Arab Saudi (WAS),” jelas Azhari.

“Begitu seterusnya, hingga kloter 12, yang bergerak dengan 10 bus syirkah an-naqlah Durrat, ke Medinah, siang WAS Sabtu, 13 Juli 2024,” jelas Azhari, seraya menambahkan, sekitar delapan hari ke depan, siang Rabu, 10 Juli 2024, kloter 1 mulai tiba ke Bandara SIM Aceh Besar.

Diikuti kloter berikutnya hingga kloter 12 yang tiba pagi Senin, 22 Juli 2024.

Seluruh bus yang membawa jamaah tentu bus yang memiliki spesifikasi yang sudah tertera dalam perjanjian dengan pihak penyedia.

Di antaranya bus tersebut harus memiliki sistem pendingin (AC) yang baik, memiliki toilet, dan ada kulkas kecil. Kondisi mesin bus juga harus prima untuk menempuh perjalanan Mekah-Medinah yang membutuhkan kisaran waktu 6-7 jam.

Proses pergerakan jamaah haji Indonesia gelombang II dari Mekkah menuju Madinah sudah berlangsung empat hari. Bus termasuk jemaah Aceh harus melakukan pemeriksaan dokumen terlebih dahulu di Terminal Hijrah sebelum memasuki Kota Nabi.

Setiba di Kota Nabi, sekitar 8 hari di Medinah nanti, jemaah Aceh menetap di wilayah Markaziah Syamaliah, Gharbiyah, dan Junubiyah (sisi utara, barat, atau selatan mesjid), sekitar 50-150 meter dari/ke Mesjid Nabawi.

Suasana Madinah yang lebih tenang, dekat dengan Nabawi, akan menyamankan ibadah dan ziarah Tamu Allah di Kota Nabi, juga jamaah Aceh.

Secara berurutan, jemaah haji sudah menjalani prosesi wukuf di Arafah, menginap (mabit) di Muzdalifah, serta mabit di Mina. Kini saatnya jamaah bersenang-senang menikmati ibadah di Kota Madinah.

Jamaah haji semua sudah dalam kondisi kelelahan, capek. Petugas yang mendampingi dan mengawal jemaah juga dalam kondisi kelalahan, sehingga baiknya begitu sampai ke Madinah upayakan untuk istirahat sampai bugar. Karena ibadahnya sudah selesai di Mekkah. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *