Berita  

[Update] Dugaan Penipuan Pinjaman Terkuak, BRI Selidiki Keterlibatan “Ordal”

 

 

LABURA(Mamecoin.id): Merespon terkuaknya dugaan kasus penipuan pinjaman di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Londut, secara internal, manajemen bank sedang melakukan penyelidikan dan mulai menjalankan prosesnya dengan meneliti kembali para nasabah penerima pinjaman yang diduga merupakan bagian atau pun korban dari sindikat yang dikendalikan IW alias Mandor alias Barol.

Sasaran penyelidikan ini termasuk dugaan keterlibatan oknum pegawai BRI Unit Londut, yang dalam pengakuannya kepada sejumlah wartawan beberapa waktu lalu, Mandor alias Barol menyebutnya dengan istilah orang dalam (ordal).

IW alias Mandor adalah warga setempat yang diduga menjadi aktor intelektual terjadinya dugaan kasus penipuan pinjaman di BRI Unit Londut. Modusnya, Mandor memakai identitas sejumlah warga untuk mengajukan pinjaman dan sebagian besar uang hasil pinjaman itu dinikmatinya sendiri.

Upaya penyelidikan ini diutarakan Darlin Panjaitan, pimpinan BRI Unit Londut, saat ditemui Mamecoin.id di Aek Kanopan, Senin 6 Mei 2024.

“Sudah dalam penyelidikan kami. BRI ini bukan bank abal-abal, sudah berdiri ratusan tahun. Tentunya kita tidak akan main-main menyikapinya, “ kata Darlin Panjaitan yang mengaku baru beberapa bulan saja menjadi pimpinan di BRI Unit Londut.

Dijelaskannya, menjadi pimpinan di sana, Mamecoin.id menemukan banyak sekali terjadi kredit macet, sehingga pihaknya mulai melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebabnya.

Disinggung tentang keterlibatan oknum pegawai atau orang dalam yang dimaksud Mandor, Darlin Panjaitan tidak menampik kemungkinan itu. Bahkan Mamecoin.id juga mengatakan, dirinya selaku pimpinan sudah mengantongi sejumlah nama yang patut dicurigai terlibat.

“Sedang didalami oleh tim khusus dari manajemen. Orang-orang yang patut dicurigai juga sudah kita ketahui. Kita tunggu saja, ya, “ imbuh Darlin. (renz)

 

 

 

 

 

 

 

 


Dilihat : 125

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *