Berita  

[Update] Danrem Teuku Umar Tegaskan Sanksi Prajurit Terlibat Judi Online, Bisa Dipecat

Mamecoin.id, Meulaboh — Permainan judi online kini telah merebak di kalangan masyarakat dan berdampak merusak moral, mental, serta pola pikir generasi muda bangsa.

Efek domino dari judi online ini tidak hanya mempengaruhi individu, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar, menciptakan siklus negatif yang sulit dihentikan.

Tak terkecuali bagi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Korem 012/TU yang berpotensi terpengaruh oleh permainan judi online.

Hal ini dapat menyebabkan degradasi kedisiplinan, seperti pelanggaran di satuan, kerusakan rumah tangga, dan memberikan pengaruh buruk dalam kedinasan TNI.

Karena itu, Danrem 012/TU, Kolonel Inf Deni Gunawan menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi prajurit yang terlibat dalam judi online.

Pernyataan ini disampaikan saat mengambil apel gabungan olahraga di Makorem 012/TU, pada Jum’at (5/7).

Lebih lanjut, Danrem menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang gencar memerangi judi online yang dapat dengan mudah diakses oleh siapapun.

Pemerintah telah resmi membentuk Satgas Pemberantasan judi online yang diketuai oleh Menko Polhukam.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, memastikan akan memberikan sanksi pemecatan bagi anggotanya yang terlibat dalam aktivitas judi online.

Hal ini diteruskan oleh para Pimpinan TNI untuk mengambil langkah pencegahan sedini mungkin serta sanksi tegas agar prajurit tidak terlibat dalam judi online maupun pinjaman online.

Menindaklanjuti arahan dari pimpinan TNI terkait maraknya judi online dan pinjaman online, Danrem 012/TU Kolonel Inf Deni Gunawan sebagai pembina satuan jajaran menegaskan komitmennya untuk memberikan sanksi dan tindakan tegas.

Upaya yang telah dilakukan meliputi pengarahan, pengawasan, dan peringatan kepada prajurit, PNS, serta anggota Persit.

Selain itu, juga dilakukan pendalaman informasi terhadap yang terindikasi terlibat judi online maupun pinjaman online. Ini merupakan wujud pembinaan dan kepedulian terhadap kedisiplinan. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *