Berita  

[Update] BI Sumut Proyeksikan Kebutuhan Uang Kartal di Ramadan dan Idulfitri 1445 H Capai Rp4,4 Triliun

Mamecoin.id – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan uang hingga Rp7,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang oleh masyarakat di bulan ramadan hingga Idulfitri 1445 H.

Dari uang yang dipersiapkan itu, BI Sumut  memroyeksikan uang yang diserap masyarakat sekitar Rp4,4 triliun.

“Dan hingga 18 Maret kemarin, sudah diserap masyarakat sekitar Rp1,2 triliun,” ujar Deputi Kepala BI Sumut, Suharman Tabrani dalam kegiatan Bincang Bareng Media, Rabu (20/3/2024) sore.

Tabrani menyebutkan, untuk memudahkan masyarakat dalam menukarkan uang, Bank Indonesia membuka loket penukaran di sejumlah titik.

Seperti di Pusat Pasar pada 27 Maret dan di Pasar Sukaramai pada 28 Maret dengan jam layanan kas mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

Kemudian di Plaza Medan Fair mulai 25 Maret hingga 5 April 2024 dengan jam layanan kas mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

“Dan kita juga buka layanan penukaran di Rest Area Tol Tebing Tinggi di tanggal 2-4 April 2024 dengan jam layanan 09.00-12.00 WIB,” sebutnya.

Untuk penukaran lanjut Tabrani, masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi PINTAR dan memilih waktu yang diinginkan.

“Dalam sehari, kami membuka layanan untuk seribu pendaftar dengan maksimal uang yang ditukarka sebesar Rp4 juta per orang,” terangnya.

Selain memastikan ketersediaan uang kartal, BI Sumut juga memastikan kesiapan sistem pembayaran non tunai.

Di tahun ini, wilayah Sumut dikatakan Tabrani memiliki target menambah 395 ribu pengguna baru dan 60 juta volume transaksi.

Untuk memenuhi target itu, strategi perluasan QRIS akan berfokus pada optimalisasi pada program atau objek srategis di daerah yang berkelanjutan dengan kolaborasi aktif bersama stakeholder, baik PJP bank dan non bank, pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas lainnya.

“Guna mendukung kelancaran transaksi keuangan digital, kami dalam hal ini BI juga menekankan kepada perbankan mengenai penguatan keamanan dan perlindungan konsumen, serta mendukung penguatan maupun perbaikan pada infrastruktur jaringan,” pungkasnya. (*)


(Medan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *