Berita  

[Update] Benahi Pendidikan, Disdik Aceh Evaluasi Ratusan Kepala Sekolah

Mamecoin.id, BANDA ACEH — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Aceh melakukan evaluasi kinerja para kepala sekolah selama satu tahun terakhir.

Evaluasi dilakukan melalui Asesmen Kompetensi Kepala Sekolah (AKKS) 2024.

Pelaksanaan AKKS dilakukan secara daring di setiap kabupaten dan kota, melibatkan seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan setempat di kabupaten/kota.

Kegiatan AKKS ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan bagi kepala sekolah.

Pembinaan ini mencakup aspek manajerial, pengambilan keputusan strategis, wawasan pendidikan, dan manajemen kompetensi kepala sekolah, serta isu kurikulum nasional yang baru dirilis melalui Permendikbud Nomor 12 Tahun 2024.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Marthunis, Senin (10/6/2024) mengatakan, AKKS 2024 melibatkan sejumlah kepala sekolah, terdiri atas 538 Kepala SMA, 223 Kepala SMK, dan 67 Kepala SLB, yang tersebar di 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Meskipun dilaksanakan secara online melalui website Meutuwah Nanggroe, kegiatan ini berlangsung dengan serius.

“Para kepala sekolah berpartisipasi aktif dalam asesmen ini, menunjukkan komitmen mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kinerja kepala sekolah dan membantu Dinas Pendidikan dalam merumuskan strategi pembinaan yang lebih efektif di masa mendatang,” tegasnya.

Menurut Marthunis, Kemendikbud menilai Provinsi Aceh masih perlu pembenahan dalam hal numerasi berdasarkan data asesmen nasional. Maka Dinas Pendidikan harus memperoleh data manajerial kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikannya.

Data tersebut sangat penting untuk pembinaan setiap satuan pendidikan di Provinsi Aceh agar sejalan dengan Kementerian Pendidikan.

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Aceh Muksalmina menjelaskan, dasar pelaksanaan AKKS ini sesuai Permendikbud No. 40 Tahun 2021, yang mengatur penugasan guru sebagai kepala sekolah.

“Guru yang diberikan penugasan sebagai kepala sekolah dapat ditinjau, dievaluasi, dan diberikan pembinaan. Dua tahun terakhir ini kami melakukan asesmen kepala sekolah dan Alhamdulillah, tahun lalu seluruh kepala sekolah memperoleh rapor pendidikan dari Kemendikbud,” ujarnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *