Berita  

[Update] Achmad Marzuki Dicopot Bukan Karena Prabowo-Gibran Kalah di Aceh

BANDA ACEH – Pencopotan secara mendadak Pj Gubernur Aceh dan penunjukan Bustami Hamzah menggantikan Achmad Marzuki dikaitkan dengan perolehan suara calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang mengalami kekalahan telak di Aceh.

Namun hal tersebut dibantah oleh Ketua Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Aceh, Mahfudz Y Loethan, Kamis (14/3/2024) menanggapi rumor liar pergantian Pj Gubernur Aceh, berkaitan dengan kemenangan telak pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin) di Aceh.

Menurutnya, upaya permintaan Achmad Marzuki untuk diganti dari jabatannya sebagai Pj Gubernur Aceh, sudah lama diminta oleh DPR Aceh, jauh sebelum Pemilu 2024 ini digelar.

“Juni 2023 DPR Aceh sudah mengusulkan Pak Bustami Hamzah, sebagai calon Pj Gubernur Aceh untuk menggantikan Pak Achmad Marzuki. Jadi pergantian ini bukan agenda selepas pemilu, bukan sebab Prabowo-Gibran dapat hasil kecil di Aceh,” kata Mahfudz

Dikatakannya, pergantian ini adalah bagian upaya penyegaran dan peningkatan kinerja, dan ini perlu dimaknai terutama dari sudut kepentingan tata kelola organisasi, bukan sekedar penempatan pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Kehadiran Bustami Hamzah yang notabene putra Aceh, menurut politisi partai Gerindra ini, juga diyakini akan mampu membersihkan sumbatan komunikasi antara lembaga legislatif dan pihak eksekutif yang selama ini terjadi disharmonisasi.

“Pak Bustami punya telenta yang bagus, beliau pejabat karir yang punya pengalaman banyak di birokrasi, kita meyakini beliau akan memberikan kemapuan terbaiknya membangun Aceh,” sebutnya.

“Apalagi kita punya agenda besar di tahun ini yaitu menghelat Pilkada dan PON, jadi harus figur yang kuat untuk mengeksekusi kegiatan ini” ujar Mahfudz.

Dia mengajak masyarakat Aceh untuk turut mendoakan pemimpin yang sudah Allah titipkan untuk Aceh, supaya agenda yang tertunda selama ini seperti APBA 2024 bisa segera dituntaskan dan segera bisa dijalankan.

“Ini Ramadhan bulan terbaik buat kita mendoakan pemimpin pemimpin kita, supaya bisa bekerja dengan baik, kepada Allah kita meminta semoga diberi petunjuk dalam kepemimpinannya untuk membawa Aceh lebih baik,” pungkas Mahfudz. (Mamecoin.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *